Posted by: Indonesian Children | August 30, 2009

KARAKTERISTIK PENDERITA ALERGI DILIHAT DARI POSTUR TUBUH

BILA ANAK ANDA (USIA 0-5 TAHUN) PENDERITA ALERGI !

KENALI KARAKTERISTIK DAN TAMPILAN KLINISNYA SESUAI DENGAN POSTUR TUBUHNYA :

  1. TIPE A  :  bertubuh sangat gemuk
  2. TIPE B   :  bertubuh gemuk
  3. TIPE C   :  bertubuh sedang, berat badan sulit naik
  4. TIPE D  :   bertubuh kurus, perut rata, berat badan sulit naik

     TIPE A                 TIPE B                                                TIPE  C            TIPE  D

 

TIPE A :

  • CIRI FISIK : Berat badan sangat gemuk atau obesitas 
  • RIWAYAT SEBELUMNYA : saat usia bayi memang sudah berbadan gemuk. Terdapat sekelompok anak yang pada usia di bawah usia 2-3 tahun berbadan sedang
  • PROBLEMA KESEHATAN : daya tahan tubuh menurun sering sakit batuk, pilek dan demam, amandel atau tonsil membesar,  sebagian kecil mudah mengalami kejang. Beresiko pakai kacamata silindris saat usia 6-8 tahun. Pada anak perempuan sering terjadi keputihan dan berbulu relatif lebat..
  • TANDA DAN GEJALA GANGGUAN SALURAN CERNA : sering mual dan muntah (terutama saat naik mobil, batuk, marah atau berlari) , sering buang angin dan baunya tajam , kadang nyeri perut, hidung sensitif (malam sering ngorok, pagi sering bersin, mimisan), lidah berpulau (geographic tongue, mulut berbau),
  • PERKEMBANGAN DAN PERILAKU :  anak aktif tidak bisa diam, gangguan tidur malam lebih keras dibandingkan tipe B (mengigau, tiba-tiba terbangun menangis, sulit memulai tidur, bila tidur dari ujung ke ujung), emosi tinggi, mudah marah,  Anak cerdas, tetapi konsentrasi tidak bagus.
  • GANGGUAN MOTORIK YANG TERJADI : sebagian mengalami terlambat bicara, gagap, cadel, kalau bicara sangat cepat dan terburu-buru, gangguan keseimbangan (tidak ada fase duduk dan merangkak saat usia 6-8 bulan, sebagian berjalan agak terlambat, kadang terlambat mengayuh sepeda, bila jalan sering goyang dan gampang terjatuh), tetapi motorik halus sangat baik (mengambil benda kecil, memencet remote teve dan handphone), jalan jinjit, flat foot (kaki O), duduk posisi letter W
  • GANGGUAN ALERGI  : Alergi terutama pada hidung yang sensitif (BERSIN, HIDUNG BUNTU, MIMISAN, NGOROK MALAM), kulit sensitif (seperi digigit nyamuk, hitam dan berbekas), sering menggosok hidung dan mata, terdapat riwayat kulit sensitif saat bayi, batuk lama. Sebagian kecil penderita mengalami  asma.
  • PROGNOSIS : Bila gangguan saluran cerna diperbaiki berat badan mudah naiki atau mudah gemuk. Saat usia di atas 3-5 tahun berat badan gemuk dan nafsu makan akan membaik.
  • PREDISPOSISI : orangtua yang mempunyai wajah yang sama biasanya saat sekarang orangtuanya (saluran cernanya kadang masih sensitif (gejala maag, sering kembung dan masuk angin), sering sakit kepala atau migrain (sakit kepala sebelah), hidungnya sedikit sensitif, mudah terkena pilek dan flu, sebagian mengalami  sinusitis. Orangtua tersebut juga punya karakteristik kalau makan dan mengunyah sangat cepat dann kaki sering tersandung kaki kursi atau kaki meja.

TIPE B :

  • CIRI FISIK : berat badan gemuk, perut besar. 
  • RIWAYAT SEBELUMNYA :  Saat usia bayi memang sudah berbadan gemuk. Terdapat sekelompok anak yang pada usia di bawah 2-3 tahun sangat kurus tetapi stelah usia 3-5 tahun berat badan meningkat pesat.
  • PROBLEMA KESEHATAN : Daya tahan relatif tidak baik sering mengalami pilek. Sebagian anak yang mudah mual dan muntah daya tahan tubuh menurun sering sakit batuk, pilek sejak di bawah usia 3-5 tahun. Penderita sebagian mengalami gangguan mengunyah dan menelan, makan tidak mau, makan nasi sulit, tidak mau makan sayur, makan harus diblender dan dihaluskan, Makanan yang bisa masuk hanya mi, telor, kerupuk dan biskuit. Hal ini lebih dominan terjadi pada anak yang mudah mual dan muntah.  Pada anak perempuan sering terjadi keputihan dan berbulu relatif lebat.
  • TANDA DAN GEJALA GANGGUAN SALURAN CERNA : perut sering kembung, mual, kadang suka mengeluh nyeri. Pada sebagian besar anak sulit BAB, sering bulat, gelap, sering buang angin
  • PERILAKU YANG  MENYERTAI : anak sangat aktif  tidak bisa diam, lebih tidak bisa diam dibandingkan tipe A, tidur malam agak gelisah bila tidur dari ujung ke ujung, Anak sangat cerdas tetapi konsentrasi tidak optimal.
  • PERKEMBANGAN MOTORIK  : motorik kasar cenderung kurang, tetapi motorik halus seperti menulis, mewarnai atau permainan yang rumit seperti handphone, computer lebih canggih.
  • GANGGUAN ALERGI  YANG MENYERTAI : Alergi terutama pada hidung yang sensitif (BERSIN, HIDUNG BUNTU, MIMISAN, NGOROK MALAM), kulit sensitif (seperi digigit nyamuk, hitam dan berbekas), sering menggosok hidung dan mata, terdapat riwayat kulit sensitif saat bayi, batuk lama. Sebagian kecil penderita mengalami  asma. Kulit sedikit sensitif, kulit sering merah seperti digigit nyamuk dan berbekas hitam.
  • GANGGUAN MOTORIK YANG TERJADI : sebagian mengalami terlambat bicara, gagap, cadel, kalau bicara sangat cepat dan terburu-buru, gangguan keseimbangan (tidak ada fase duduk dan merangkak saat usia 6-8 bulan, sebagian berjalan agak terlambat, kadang terlambat mengayuh sepeda, bila jalan sering goyang dan gampang terjatuh), tetapi motorik halus sangat baik (mengambil benda kecil, memencet remote teve dan handphone), jalan jinjit, flat foot (kaki O), duduk posisi letter W
  •  PROGNOSIS : bila diperbaiki gangguan fungsi pencernaannya berat badan bisa normal tetapi sulit untuk gemuk. Saat usia di atas 5 tahun nafsu makan mulai membaik, berat badan bisa gemuk pada usia tertentu (ada yang di atas 9-12 tahun) ada juga yang bisa gemuk setelah menikah
  • PREDISPOSISI : orangtua yang mempunyai wajah yang sama saat usia kecil mengalami permasalahan yang sama (sulit makan dan saat kecil; berat badan tidak gemuk) sebenarnya yang menurun secara genetis bukan berat badannya tetapi hipersensitif saluran cernanya. Biasanya saat ini orangtuanya saluran cernanya masih sensitif (sering kembung dan masuk angin), sering sakit kepala bagian belakang

 

TIPE C :

  • CIRI FISIK : tubuh sedang tidak terlalu kurus dan tidak terlalu gemuk, perut gendut, tetapi biasanya berat badan sulit naik.
  •  

     

     

  • RIWAYAT SEBELUMNYA : saat usia 0 – 6 bulan badan gemuk, tetapi saat usia setelah 6 bulan berat badan sulit naik.
  • PROBLEMA KESEHATAN : Daya tahan tubuh relatif tidak baik sering sakit batuk, pilek dan demam, amandel atau tonsil membesar,  sebagian kecil mudah mengalami kejang. Beresiko pakai kacamata silindris saat usia anak-anak. Anak cerdas, tetapi konsentrasi tidak bagus. Kadang
  • GANGGUAN ALERGI  YANG MENYERTAI : Alergi terutama pada saluran napas, bila batuk lama dan banyak lendir (hipersekresi bronkus) dan bila batuk sering diberikan inhalasi.  Pada kelompok ini cenderung lebih mudah mengalami asma terutama bila ada salah satu orangtua pengidap asma.  Sebagian kecil hidung sedikit sensitif yang sensitif (BERSIN, HIDUNG BUNTU, MIMISAN, NGOROK MALAM), kulit sensitif (seperi digigit nyamuk, hitam dan berbekas), sering menggosok hidung dan mata, terdapat riwayat kulit sensitif saat bayi, batuk lama, sebagian penderita mengalami  asma. Kulit sedikit sensitif, kulit sering merah seperti digigit nyamuk dan berbekas hitam.
  •  GANGGUAN SALURAN CERNA : sering mual dan muntah (terutama saat naik mobil, batuk, marah atau berlari) , sering buang angin dan baunya tajam , kadang nyeri perut, hidung sensitif (malam sering ngorok, pagi sering bersin, mimisan), lidah berpulau (geographic tongue, mulut berbau),
  • PERKEMBANGAN DAN PERILAKU  :  anak aktif tidak bisa diam, saat usia di bawah 2-3 tahun gangguan tidur malam lebih keras dibandingkan tipe A dan D (mengigau, tiba-tiba terbangun menangis, sulit memulai tidur, bila tidur dari ujung ke ujung), emosi sangat tinggi, mudah marah. Sebagian kelompok anak sedikit agresif, suka memukul, mencubit
  • PERKEMBANGAN MOTORIK : lebih baik dibandingkan kelompok TIPE A dan B , anak lebih lincah, gerakannya gesit, suka memanjat, suka berlarian tidak bisa diam. Sebagian mengalami terlambat bicara, gagap, cadel, kalau bicara sangat cepat dan terburu-buru, gangguan keseimbangan (tidak ada fase duduk dan merangkak saat usia 6-8 bulan, sebagian berjalan agak terlambat, kadang terlambat mengayuh sepeda, bila jalan sering goyang dan gampang terjatuh), tetapi motorik halus sangat baik (mengambil benda kecil, memencet remote teve dan handphone), jalan jinjit, flat foot (kaki O), duduk posisi letter W
  • PROGNOSIS : Bila gangguan saluran cerna diperbaiki berat badan mudah naiki atau mudah gemuk. Saat usia di atas 3-5 tahun berat badan gemuk dan nafsu makan akan membaik.
  • PREDISPOSISI : orangtua yang mempunyai wajah yang sama biasanya saat sekarang orangtuanya (saluran cernanya kadang masih sensitif (gejala maag, sering kembung dan masuk angin), sering sakit kepala atau migrain (sakit kepala sebelah), hidungnya sedikit sensitif, mudah terkena pilek dan flu, sebagian mengalami  sinusitis. Orangtua tersebut juga punya karakteristik kalau makan dan mengunyah sangat cepat dann kaki sering tersandung kaki kursi atau kaki meja.
  • makan sulit tetapi gangguan lebih dominan pada gangguan mengunyah dan menelan, hanya mau minum susu, makan tidak mau, makan nasi sulit, tidak mau makan sayur, makan harus diblender dan dihaluskan, Makanan yang bisa masuk hanya mi, telor, kerupuk dan biskuit. Biasanya berat badan mudah naik  tetapi bila sakit turunnya sangat cepat. Anak hanya mau minum susu, minum susu biasanya relatif banyak.

     

 

TIPE D :

  • CIRI FISIK : berat badan kurus, perut cekung dan rata
  • RIWAYAT SEBELUMNYA : saat usia 0 – 6 bulan badan tidak terlalu gemuk pada grafik berat badan dan umur tidak pernahh mencapai optimal, setelah 6 bulan berat badan lebih jelek lagi.
  • PROBLEMA KESEHATAN : pada umumnya daya tahan tubuh anak sangat baik, jarang sakit, kecuali sebagian anak yang mudah mual dan muntah daya tahan tubuh menurun sering sakit batuk, pilek , Gangguan lebih dominan pada sulit makan dan makan sangat sedikit, gangguan sulit makannya lebih berat dibandingkan tipe A. Makan sangat sulit sejak sejak usia 0-6 bulan, minum ASI tidak terlalu lama, USIA 0-6 BULAN HANYA MINUM BOTOL 60-90 CC sekali minum DAN MINUMNYA LAMA. Setelah usia 6 bulan makan dan minum lebih sulit lagi. Penderita sebagian mengalami gangguan mengunyah dan menelan, makan tidak mau, makan nasi sulit, tidak mau makan sayur, makan harus diblender dan dihaluskan, Makanan yang bisa masuk hanya mi, telor, kerupuk dan biskuit. Hal ini lebih dominan terjadi pada anak yang mudah mual dan muntah. Berbeda dengan tipe A, peda penderita kelompok ini makan dan minum susu sama sulitnya dan tidak banyak. Gangguan agak ringan bahkan sering dianggap normal buang air besar kadang tidak tiap hari, kadang bulat seperti kotoran kambing, kadang warna hitam dan hijau, bau tajam, pada anak lebih besar mulut berbau. Gigi mudah rusak dan warna kuning. Bibir sangat kering, mudah pecah, terkelupas  dan berdarah.
  • PERKEMBANGAN DAN PERILAKU : anak sangat aktif  tidak bisa diam, lebih tidak bisa diam dibandingkan tipe A, tidur malam agak gelisah bila tidur dari ujung ke ujung, Anak sangat cerdas tetapi konsentrasi tidak optimal.
  • PERKEMBANGAN MOTORIK  : lebih baik dibandingkan kelompok TIPE A, B,C , anak paling  lincah, gerakannya gesit, suka memanjat, suka berlarian tidak bisa diam
  •  KONDISI UMUM DAN PENYEBAB YANG MEMPERBERAT SULIT MAKAN : cenderung mengalami hipersensitif yang mirip dengan alergi (hipersensitif nonatopi, intoleransi, seliak dan sebagainya)
  • GANGGUAN HIPERSENSITIF  YANG MENYERTAI : Kulit kaki dan punggung sering kering dan kasar.
  • PROGNOSIS : bila diperbaiki gangguan fungsi pencernaannya berat badan bisa normal tetapi sulit untuk gemuk. Saat usia di atas 5 tahun nafsu makan mulai membaik, berat badan bisa gemuk pada usia tertentu (ada yang di atas 9-12 tahun) ada juga yang bisa gemuk setelah menikah
  • PREDISPOSISI : orangtua yang mempunyai wajah yang sama saat usia kecil mengalami permasalahan yang sama (sulit makan dan saat kecil; berat badan tidak gemuk) sebenarnya yang menurun secara genetis bukan berat badannya tetapi hipersensitif saluran cernanya. Biasanya saat ini orangtuanya saluran cernanya masih sensitif (sering kembung dan masuk angin), sering sakit kepala bagian belakang
  • RESIKO OVERDIAGNOSIS : tipikal penderita yang berat badanya sulit naik dan kadang bila batuk agak lama, hal ini kadang mirip( peyakit TBC atau “fleks?”), Karena gejalanya mirip anak seperti ini sering mengalami overdiagnosis TBC (belum tentu menderita TBC tetapi terlalu cepat atau terlanjur diobati sebagai TBC). Bila didiagnosis TBC sebaiknya harus second opinion pada dokter lainnya

 

 

 

Supported by

PICKY EATERS CLINIC 

KLINIK KHUSUS KESULITAN MAKAN PADA ANAK

JL TAMAN BENDUNGAN ASAHAN 5 JAKARTA PUSAT, JAKARTA INDONESIA 10210

PHONE :62 (021) 70081995 – 5703646

Email : judarwanto@gmail.com 

http://mypickyeaters.wordpress.com/ 

 

Clinical and Editor in Chief :

DR WIDODO JUDARWANTO 

email : judarwanto@gmail.com,

 

Copyright © 2009, Picky Eaters Clinic Information Education Network. All rights reserved.


Responses

  1. Aslm

    Dear Dokter….

    terus terang sy sangat terbantu dengan adanya web ini,tq

  2. dok..nanya nie..anak sy 13 blan..per usia 12 bulan jadi tepatnya sebulan yg lalu..dia mulai batuk….terutama malam hari dan pagi menjelang subuh sampai terpingkal2…sy juga…sy baca klao aanak kecil batuk berlendir patut diwaspadai….apakah anak sy alergi sedangkan sy tu alergi debu ma udara mlam..suwun


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: