Posted by: Indonesian Children | August 30, 2009

PREDIKSI PERJALANAN PENYAKIT ALERGI PADA MANUSIA

PREDIKSI PERJALANAN PENYAKIT ALERGI PADA MANUSIA

 

  • Berbagai pendapat dan teori baik dari kalangan awam dan para ahli tentang perjalanan alergi sangat beragam. Sebagian orang awam meyakini dahulu dirinya mengalami asma pada saat usia anak, tetapi setelah rajin olahraga dan berenang asmanya hilang. Orang lain berkesaksian setelah minum vitamin, atau darah ular asmanya hilang. Sedangkan orangtua lain menceritakan setelah sering bermain di pantai asmanya hilang. Sedangkan dokter berpendapat lain, setelah memberikan pasiennya obat pencegahan asma golongan ketotifen, gejala asma pasiennya menghilang setelah usia 12 tahun. Benarkah berbagai hal tersebut dapat menghilangkan penyakit asma?
  • Ternyata berbagai penelitian mengungkapkan bahwa terdapat Allergy March atau perjalanan alamiah penyakit alergi yang timbul sesuai dengan perkembangan usia.
  • Perjalanan alamiah alergi tersebut menunjukkan bahwa pada usia tertentu manifestasi klinis atau organ tubuh yang terganggu tampak berbeda. Meskipun banyak variasi Allergy March yang terjadi tetapi secara umum digambarkan setiap usia manifestasi organ yang terganggu berbeda. Pada usia sejak lahir hingga usia 5-7 tahun organ tubuh yang sangat sensitif adalah kulit dan saluran cerna. Setelah itu saluran napas termasuk asma dan hidung mulai sering terganggu. Pada usia remaja setalah memasuli usia dewasa asma berkurang tetapi gangguan hidung masih berkepanjangan.
  • Tampaknya fenomena perjalanan alamiah alergi inilah yang menunjukkan pada usia tertentu asma akan menghilang. Hal inilah yang sering dikaitkan dengan intervensi upaya pengobatan pada penyakit asma dan tingkat keberhasilannya. Contohnya, gangguan kulit, saluran cerna dan asma dianggap hilang saat usia tertentu karena olah raga renang, bermain dipantai, minum darah ular, atau binatang ”tokek”. Tetapi orangtua jangan berharap senang, karena ternyata setelah gangguan kulit, gangguan saluran cerna dan asmanya menghilang orag tubuh yang terganggu adalah hidung. Jadi, sebenarnya alegi tidak membaik, hanya organ tubuh yang terganggu berpindah tempat dari kulit, ke asma dan berikutnya ke hidung.
  • Memprediksi manifestasi yang berbeda dalam tiap anak atau orang dewasa memang sulit, tetapi dengan fenomena bahwa alergi diturunkan secara genetik dari salah satu orangtua hal ini mungkin dapat dilakukan prediksi. Sayangnya fenomena  itu belum ada bukti penelitian yang menunjukkan hal ini. Tetapi dalam penelitian awal yang kami lakukan ternyata pola alergi salah satu orang tua yang berwajah sama dengan anak, maka terdapat kecenderungan pola alergi yang sama dalam usia-usia tertentu 

 

KELOMPOK SATU (lebih dominan saluran napas /batuk) : Bila anak wajahnya mirip salah orang tua , atau kakek nenek dengan wajah yang sama yang pernah mengalami  asma dan  sering batuk

 USIA 0 bulan  – 2 tahun) DOMINAN ALERGI SALURAN CERNA DAN KULIT

  • Kulit sedikit sensitif pada kulit muka, sering kering dipunggung, rambut berketombe atau berkerak.
  • Pencernaan : sering muntah, mual di atas usia 1-2 tahun cenderung berkurang.
  • Setelah usia 6 bulan mulai sering infeksi salran napas  batuk, pilek dan sebagian mengalami sesak atau napas bunyi ngik. Sebagian kecil anak mengalami infeksi telinga atau pernah dirawat karena batuk sesak yang berat atau (kadang mirip pnemonia). Bila napas berbunyai ngik atau sesak saat usia di bawah 2 thaun biasanya di atas 6 tahun menghilang.

DIAZ

 

 

USIA 5 bulan  – 7 tahun)DOMINAN SENSITIF PADA SALURAN CERNA DAN KULIT

 

 

  • Kulit sensitif sudah jauh berkurang,
  • Pencernaan : pada umumnya muntah mulai sedikit berkurang atau hilang, sebagian  anak akan menghilang saat usia 7-9 tahun.
  • Pada usia ini batuk dan sesak atau nafas bunyi ngik pertama kali timbul. Anak mengalamikomplikasi tonsilitis (amandel membesar)
  • Pilek, hidung buntu  atau hidung buntu dan kadang pada sebagian kecil anak  mimisan mulai timbul

 

usia 7-17 tahun,DOMINAN SENSITIF PADA ASMA DAN KADANG HIDUNG BUNTU PILEK

 

  • Kulit sensitif sudah membaik,
  •  Pencernaan : pada umumnya muntah sudah  hilang, tetapi pencernaan kadang suka mual atau nyeri perut. Pada kelompok ini pada umumnya meskipun konsentarsi sering tidak optimal tetapi ank sering meraih prestasi tinggi di sekolah.
  •  Pada usia ini batuk dan sesak atau nafas bunyi ngik akan hilang timbul bila alergi tidak dikendalikan
  •  Pilek, hidung buntu  atau hidung buntu terutama pagi hari

020deasa.jpg 020deasa.jpg image by CristianosPlayboyBunny USIA 18 TAHUN – HINGGA DEWASA, DOPMINAN PADA HIDUNG

  •   Pencernaan : membaik relatif jarang kambuh
  •  Pada usia ini batuk dan sesak atau nafas bunyi ngik berangsur mulai jarang, pada kelompok tertentu asma akan kambuh lagi saat hamil atau hendak melahirkan
  •  Pilek, hidung buntu  atau hidung buntu terutama pagi hari

 

KELOMPOK DUA (lebih dominan hidung, saluran cerna dan  dan kulit) : Bila anak wajahnya mirip salah orang tua atau kakek nenek  yang mengalami  sensitif saluran cerna, hidung dan kulit sensitif

 USIA 0 bulan  – 2 tahun) DOMINAN ALERGI SALURAN CERNA DAN KULIT

  • Kulit sangat  sensitif pada kulit muka, sering kering dipunggung, rambut berketombe atau berkerak.
  • Pencernaan : sering rewel malam, kolik, sulit BAB atau mudah diare, sebagian kecil lainnya mengalami sering muntah
  • Setelah usia 6 bulan mulai sakit infeksi saluran napas didominaim keluhan pilek.

DIAZ

 

  

USIA 5 bulan  – 7 tahun)

DOMINAN SENSITIF PADA SALURAN CERNA DAN KULIT

 

  • Kulit sensitif  m,asih hilang timbul pada kaki dan tangan seperti korengan atau digigit nyamuk., kadangkala mengalami biduran, pada kelompok anak tertentu kadang  mengalami biduran dan kulit semakin sensitif. Biasanya akan jauh berkurangb usia 10-12 tahun.
  • Pencernaan : terjadi gangguan ringan seperti kadang nyeri perut, sering sariaan, dan mual.
  • Pilek, hidung buntu  atau hidung buntu mulai lebih sering timbul dan kadang pada sebagian anak  mengalami mimisan atau hidung berdarah secara berulang.

 

   usia 7-17 tahun, DOMINAN HIDUNG BUNTU PILEK

 

  • Kulit sensitif sudah berangsur membaik mulai usia 12 tahun meskipun nantinya masih hilang timbul ringan 
  •  Pencernaan : kadang hilang timbul terganggu ringan tetapi pencernaan kadang suka mual atau nyeri perut. Pada anak dengan gangguan ini pada umumnya cerdas tetapi sering terganggu konsentrasinya di sekolah sehingga prestasinya relatif tidak optimal.
  •  Pada usia ini gangguan pilek, hidung buntu  atau hidung buntu terutama pagi hari lebih sering dan lebih berat, sebagian anak mengalami komplikasi sinusitis, sebagian anak lainnya mengalami infeksi telinga.

020deasa.jpg 020deasa.jpg image by CristianosPlayboyBunny USIA 18 TAHUN – HINGGA DEWASA, DOMINAN PADA SENSITIF HIDUNG DAN SALURAN CERNA

 

 

 

  • Kulit sensitif sudah berangsur membaik mulai usia 12 tahun meskipun nantinya masih hilang timbul ringan
  • Pencernaan : kadang hilang timbul terganggu  suka mual atau nyeri perut (seperti masuk angin atau gejala maag. Pada penderita kelompok ini sering mengalami batuk pilek hilang timbul berkepanjangan atau mudah terkena infeksi saluran napas. Pada penderita dengan pencernaan sangat sensitif akan sering mengalami sakit kepala atau migrain dan beberapa gangguan ringan perilaku lainnnya seperti emosi dan konsentrasi.
  •  Pada usia ini gangguan pilek, hidung buntu  atau hidung buntu terutama pagi hari tetap ada tetapi relatif berkurang dibanding usia sebelumnya, sebagian orang mengalami komplikasi sinusitis, sebagian orang lainnya gangguan hidung masih berat kadang masih timbul hidung berdarah.

 

END POINT :

  • Perjalan alamiah atau allergy march seperti tersebut di atas adalah wajar terjadi pada setiap orang, tetapi pola perjalanan penyakit itu bisa dicegah sejak dini dengan mengendalikan dan pencegahan penyakit alergi sejak dini.
  • Pola umum penyakit alergi mungkin dapat dikelompokan pada penderita yang lebih dominan saluran napas (asma) dan penderita yang lebih dominan pada saluran cerna atau hidung. Hal ini lebih mudah dilihat dalam saudara kandung, dimana satu anak lebih sensitif saluran napas  (batuk,asma)  sedangkan anak lainnya lebih sensitif  kulit, hidung atau saluran cerna.
  • Mengidentifikasi kemiripan wajah orangtua tampaknya sangat penting untuk dapat memprediksi penyakit di masa depan anak. Namun hal ini perlu dilakukan penelitian secara imunopatofisiologis dan genetik secara mendalam.
  • Orang tua dengan perjalan penyakit seperti tersebut di atas akan menurunkan penyakit tersebut pada anak dengan wajah yang sama

 

Provided by
children’s ALLERGY CLINIC 

JL TAMAN BENDUNGAN ASAHAN 5 JAKARTA PUSAT, JAKARTA INDONESIA 10210

PHONE : (021) 70081995 – 5703646 

htpp://www.childrenallergyclinic.wordpress.com/ 

 

Clinical and Editor in Chief :

WIDODO JUDARWANTO 

email : judarwanto@gmail.com,

 

 

Information on this web site is provided for informational purposes only and is not a substitute for professional medical advice. You should not use the information on this web site for diagnosing or treating a medical or health condition. You should carefully read all product packaging. If you have or suspect you have a medical problem, promptly contact your professional healthcare provider. 

Copyright © 2009, Children Allergy Clinic Information Education Network. All rights reserved.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: